Mengenal Roselands, Kawasan yang Layak Dilirik Investor dan Pembeli Properti RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sydney, kota terbesar Australia, mengalami keterbatasan lahan untuk pengembangan rumah tapak baru. Berdasarkan The Sydney Plan, pemerintah NSW mengalokasikan rumah vertikal di wilayah timur dan pusat kota, sementara rumah tapak dan townhouse dibangun di barat, barat daya, dan selatan. Lahan kosong di suburban Sydney hampir tidak tersedia lagi, membuat setiap proyek hunian baru menjadi peluang investasi yang langka. Sydney semakin bergantung pada infill development, urban renewal, dan densifikasi vertikal di kawasan seperti Parramatta dan Macquarie Park. Ekspansi ke luar kota seperti Penrith dan Marsden Park menimbulkan tantangan infrastruktur dan waktu tempuh yang lebih lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 21.56
BRI Consumer Expo 2026 di Medan, Saatnya Wujudkan Rumah-Liburan Impian
Berita terkait
Bidik Pasar Properti Australia, Pengusaha RI Ini Beberkan Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.25
Pengusaha Properti Asal RI Pilih Investasi di Australia, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.50
Tanah Kavling Jadi Opsi Bangun Rumah Impian Sekaligus Investasi Jangka Panjang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.18
Video: Ekspansi Bisnis Emiten Properti, Incar Ekosistem Pendidikan
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.00