Bidik Pasar Properti Australia, Pengusaha RI Ini Beberkan Alasannya
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengusaha Indonesia, Chandra Leonardi, memilih mengembangkan properti di Sydney, Australia berdasarkan permintaan tinggi dari investor global. Proses perizinan di Sydney sangat ketat, memakan waktu 18-24 bulan untuk Development Application. CVIG membangun tujuh unit townhouse di lahan 2.000 m2 Roselands dengan harga Rp30 miliar per unit, empat untuk dijual dan tiga untuk portofolio perusahaan.
Bagikan
Berita terkait
Pengusaha Properti Asal RI Pilih Investasi di Australia, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.50
Pengembang Properti Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tekan Biaya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.43
Damai Putra Group Luncurkan CRESTA, Hunian Lakeside Living dengan Fasilitas Premium, Cicilan Mulai Rp3 Juta-an per Bulan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 16.05
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35