Bidik Pasar Properti Australia, Pengusaha RI Ini Beberkan Alasannya
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengusaha Indonesia, Chandra Leonardi, memilih mengembangkan properti di Sydney, Australia berdasarkan permintaan tinggi dari investor global. Proses perizinan di Sydney sangat ketat, memakan waktu 18-24 bulan untuk Development Application. CVIG membangun tujuh unit townhouse di lahan 2.000 m2 Roselands dengan harga Rp30 miliar per unit, empat untuk dijual dan tiga untuk portofolio perusahaan.
Bagikan
Berita terkait
Pembeli Properti Indonesia Mulai Lirik Roselands Sebagai Alternatif Investasi di Australia
JawaPos · 8 September 2026 pukul 14.30
Pengusaha Properti Asal RI Pilih Investasi di Australia, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.50
Mengenal Roselands, Kawasan yang Layak Dilirik Investor dan Pembeli Properti RI
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.18
Properti-Investasi Kawasan Transit, Jalan MRT Jakarta Menjemput Kemandirian
kumparan · 27 September 2026 pukul 16.00