Menhan Arab Saudi Bujuk Trump Hentikan Perang Iran, tapi Israel Terus Manuver
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman mengunjungi Washington untuk menyampaikan pesan dari Putra Mahkota bahwa Arab Saudi menginginkan perang dengan Iran mereda. Kunjungan ini terjadi sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu Presiden Donald Trump, di mana mereka membahas opsi untuk menekan Iran, termasuk memperbarui perang skala penuh. Hal ini menunjukkan tekanan yang bertentangan yang dihadapi Trump dalam mengatasi konflik yang telah berlangsung lama.
Upaya diplomasi dengan Iran tersendat, dengan pejabat senior AS menyatakan bahwa diplomasi langsung belum akan terjadi dalam waktu dekat. Trump mengklaim Iran sedang memohon untuk mencapai kesepakatan, tetapi beberapa pejabat khawatir tentang tindakan Iran, seperti penggunaan pengaruh atas Selat Hormuz dan serangan rudal. Presiden frustrasi dengan keengganan Teheran, yang terlihat dari pertemuan kabinet di Camp David dan pernyataan bahwa 'kita hanya ingin menang'.
Konflik terus meluas dengan front baru, dan tekanan dari sesama Republikan untuk mengakhiri perang meningkat. Sebuah survei CNN menunjukkan hanya 28% warga Amerika menyetujui penanganan Trump terhadap perang. Opsi untuk meningkatkan konflik, termasuk rencana pemboman besar-besaran untuk melumpuhkan kemampuan rudal Iran, sedang diperdebatkan, sementara sekutu khawatir perang ini dapat mengancam masa kepresidenan Trump dan peluang Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 16.38
AS-Israel Bersiap Serang Pembangkit Listrik hingga Kilang Minyak Iran
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.34
Tokoh-tokoh Yordania Serukan Pasukan AS Angkat Kaki!
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
Berita terkait
Alert! AS Mulai Serangan Skala Besar ke Iran, Berlangsung 2 Jam
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.56
Iran Umumkan Hadiah Rp 534 Juta untuk Bunuh atau Tangkap Tentara AS
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.28
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06