Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Alert! AS Mulai Serangan Skala Besar ke Iran, Berlangsung 2 Jam

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran selama dua jam, mulai pukul 00.00 hingga 02.00 GMT pada Kamis, 30 Juli 2026. Serangan ini menargetkan pusat komando militer, fasilitas drone, dan kapabilitas maritim Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai balasan atas penembakan rudal balistik Iran ke pasukan AS di Yordania. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan tujuannya untuk mengurangi ancaman dari Iran dan kelompok proksinya terhadap pasukan Amerika, pelayaran komersial, dan negara-negara Teluk.

Media pemerintah Iran melaporkan tiga orang tewas di Pulau Qeshm akibat serangan, sementara angkatan bersenjata Yordania mengonfirmasi berhasil mencegat lima rudal di udara. Sebelumnya, AS dan Arab Saudi menggelar serangan gabungan ke kelompok pro-Iran di Irak timur, menewaskan setidaknya 20 anggota milisi Irak dan empat penasihat Garda Revolusi Iran. Presidensi Irak mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan, namun tetap mendesak penghentian aksi serangan oleh kelompok bersenjata. Menteri Pertahanan Arab Saudi memperingatkan agar eskalasi tidak meluas ke Yaman atau Irak.

Konflik ini bermula sejak Februari dan diperparah oleh perebutan Selat Hormuz, yang mengangkut sepertujuh pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Pasca-serangan, harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 8% menjadi di atas US$ 90 per barel. Presiden Donald Trump menegaskan bakal membalas keras setiap serangan Iran, tetapi Washington menyatakan tetap membuka peluang bagi kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang mengguncang pasar energi dan keuangan global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait