Alert! AS Mulai Serangan Skala Besar ke Iran, Berlangsung 2 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran selama dua jam, mulai pukul 00.00 hingga 02.00 GMT pada Kamis, 30 Juli 2026. Serangan ini menargetkan pusat komando militer, fasilitas drone, dan kapabilitas maritim Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai balasan atas penembakan rudal balistik Iran ke pasukan AS di Yordania. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan tujuannya untuk mengurangi ancaman dari Iran dan kelompok proksinya terhadap pasukan Amerika, pelayaran komersial, dan negara-negara Teluk.
Media pemerintah Iran melaporkan tiga orang tewas di Pulau Qeshm akibat serangan, sementara angkatan bersenjata Yordania mengonfirmasi berhasil mencegat lima rudal di udara. Sebelumnya, AS dan Arab Saudi menggelar serangan gabungan ke kelompok pro-Iran di Irak timur, menewaskan setidaknya 20 anggota milisi Irak dan empat penasihat Garda Revolusi Iran. Presidensi Irak mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan, namun tetap mendesak penghentian aksi serangan oleh kelompok bersenjata. Menteri Pertahanan Arab Saudi memperingatkan agar eskalasi tidak meluas ke Yaman atau Irak.
Konflik ini bermula sejak Februari dan diperparah oleh perebutan Selat Hormuz, yang mengangkut sepertujuh pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Pasca-serangan, harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 8% menjadi di atas US$ 90 per barel. Presiden Donald Trump menegaskan bakal membalas keras setiap serangan Iran, tetapi Washington menyatakan tetap membuka peluang bagi kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang mengguncang pasar energi dan keuangan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.34
Tokoh-tokoh Yordania Serukan Pasukan AS Angkat Kaki!
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 14.45
Serangan Gabungan AS-Saudi Akibatkan Harga Minyak Melonjak?
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.53
AS Mulai Serang Iran Habis-habisan, Ledakan Terdengar di Sejumlah Titik
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.15
Prabowo Ungkap Biang Kerok Perang di Timur Tengah: Banyak Migas & Mineral
Berita terkait
Harga Minyak Kembali di Bawah US$ 100 Usai Trump Buka Diplomasi dengan Iran
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 07.24
Harga Minyak Dunia Tembus USD 100/Barel, Pasokan Timur Tengah Masih Terganggu
kumparan · 10 September 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Dunia Sentuh US$ 100 di Tengah Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 15.28
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04