Menhub Tegaskan Bakal Benahi Keselamatan Pelayaran secara Menyeluruh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan komitmen pembenahan keselamatan pelayaran secara menyeluruh setelah rapat kerja dengan Komisi V DPR RI. Evaluasi dilakukan terhadap empat kecelakaan kapal: KMP Mutiara Sentosa II, KMP Putri Yasmin, KLM Nurul Salsa 01, dan KM Prince Soya. Fokus evaluasi pada sistem proteksi kebakaran, survival craft, emergency response, dan kesiapan awak. Pemerintah memperkuat regulasi, pemeriksaan mandiri, uji petik, serta integrasi manifest, ticketing, dan boarding menjadi single data system. Setiap temuan harus ditindaklanjuti; kapal dengan major deficiency tidak boleh berlayar. Kolaborasi dengan BKI, DPR, dan stakeholder lain diperlukan untuk menghentikan kecelakaan pelayaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.21
Menhub Ancam Tak Terbitkan Izin Berlayar Kapal Jika Manifest Tak Tervalidasi
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.40
Kemenhub Audit 4 Operator Kapal Usai Rentetan Kecelakaan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 20.23
Ada 601 Kecelakaan Kapal Sejak Januari 2026, Komisi V: Darurat Angkutan Laut
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.32
Komisi V DPR Rapat dengan Menhub-Kabasarnas, Soroti Sejumlah Kecelakaan Kapal
- keselamatan pelayaran
- kecelakaan kapal
- regulasi maritim
- evaluasi kementerian perhubungan
- manifest penumpang
Berita terkait
2 Kapal Terbakar, DPR Minta Kemenhub Tidak Bekerja Reaktif pada saat Kecelakaan saja
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.14
Izin KMP Mutiara Sentosa II Terancam Dicabut
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.57
3 Kali Kecelakaan, Izin Operator KM Mutiara Sentosa 2 Terancam Dicabut
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.05
Insiden Kapal Berulang Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Pelayaran
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.26