Menhub Tegaskan Bakal Benahi Keselamatan Pelayaran secara Menyeluruh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan komitmen pembenahan keselamatan pelayaran secara menyeluruh setelah rapat kerja dengan Komisi V DPR RI. Evaluasi dilakukan terhadap empat kecelakaan kapal: KMP Mutiara Sentosa II, KMP Putri Yasmin, KLM Nurul Salsa 01, dan KM Prince Soya. Fokus evaluasi pada sistem proteksi kebakaran, survival craft, emergency response, dan kesiapan awak. Pemerintah memperkuat regulasi, pemeriksaan mandiri, uji petik, serta integrasi manifest, ticketing, dan boarding menjadi single data system. Setiap temuan harus ditindaklanjuti; kapal dengan major deficiency tidak boleh berlayar. Kolaborasi dengan BKI, DPR, dan stakeholder lain diperlukan untuk menghentikan kecelakaan pelayaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 10.32
Komisi V Soroti 601 Kecelakaan Kapal, Dorong Standar Keselamatan Diperketat
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.21
Menhub Ancam Tak Terbitkan Izin Berlayar Kapal Jika Manifest Tak Tervalidasi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 10.15
601 Kecelakaan Kapal Terjadi hingga Agustus 2026, DPR Soroti Keselamatan Pelayaran
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.18
Pemerintah Didorong Perkuat Sistem Keselamatan dan SAR di Laut
- keselamatan pelayaran
- kecelakaan kapal
- regulasi maritim
- evaluasi kementerian perhubungan
- manifest penumpang
Berita terkait
Edi Purwanto Soroti Empat Titik Lemah Keselamatan Pelayaran, dari Regulator hingga Konsumen
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.34
Menhub Sebut Kecelakaan Kapal bukan Disebabkan Efisiensi Anggaran
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.54
Mori Hanafi DPR Soroti Kapal Tua dan Lemahnya Sistem Keselamatan Pelayaran
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.16
Dirjen Hubla Dicopot, Kemenhub Sangkal Terkait Rentetan Kecelakaan Kapal
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.23