Menhub Wanti-Wanti Penyeberangan Merak-Bakauheni Imbas Erupsi GAK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau operator penyeberangan Merak-Bakauheni mengutamakan keselamatan jika kondisi cuaca memburuk akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Ia menjelaskan hingga kini aktivitas penyeberangan masih berjalan normal tanpa laporan gelombang tinggi atau cuaca buruk di Selat Sunda. Namun, sebaran abu vulkanik dan asap GAK berpotensi mengganggu jarak pandang serta kesehatan penumpang dan awak kapal. Dudy menegaskan bahwa jika sebaran debu sangat memengaruhi kesehatan, operasional tidak boleh dipaksakan. Pihak pelabuhan, nakhoda, dan pemilik pelayaran diminta memantau kondisi dengan cermat sebelum menentukan operasional. Sementara itu, masyarakat dan awak kapal yang akan menyeberang disarankan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari paparan abu vulkanik. Dudy menekankan pentingnya kewaspadaan meskipun Merak masih beroperasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 15.30
Soetta Tutup Sementara, Layanan KA Bandara Tetap Normal
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 15.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Berikut Daftar Lengkapnya
VOI · 6 September 2026 pukul 15.00
Menteri Berhubungan Minta Maskapai Informasikan Pembatalan Penerbangan
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.54
Menhub soal Bandara Soetta-Halim: 4 Jam ke Depan Kami Masih Tutup
Berita terkait
KAI Tambah Perjalanan Kereta Menuju Jakarta akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 14.11
Lini Masa Fase Kritis hingga Erupsi Besar Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Letusan Gunung Anak Krakatau Mulai Meluruh, Frekuensi Diprediksi Menurun
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.41