Lini Masa Fase Kritis hingga Erupsi Besar Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM membeberkan kronologi erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 2 Juli 2026. Pada 2 Juli, status aktivitas ditingkatkan dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga). Puncak erupsi terjadi pada 4 September 2026 pukul 23.00 WIB dengan semburan lava menerus, dentuman, dan suara gemuruh. Erupsi berlangsung lebih dari satu hari dan mereda pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Meski erupsi utama berhenti, jarak aman ditambah menjadi 5 km dari pusat aktivitas. Warga diperbolehkan tidak mengakses radius 5 km dan harus memakai masker serta meningkatkan kewaspadaan terhadap awan panas, aliran lava, batu pijar, dan hujan abu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.15
Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Picu Tsunami
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
Berita terkait
Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.45
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Hingga Muntahkan Lava Air Mancur, Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Siaga
JawaPos · 5 September 2026 pukul 11.45
Anak Krakatau Erupsi Lava Fountain, Badan Geologi Ungkap Misteri Dentuman
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.00