Menkes Sebut Banyak Korban Gempa NTT Alami Patah Tulang, 2 Rumah Sakit Lapangan Beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa banyak korban gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 mengalami patah tulang. Untuk menangani situasi ini, Kementerian Kesehatan telah mendirikan dua rumah sakit lapangan yang kini telah beroperasi dan siap melakukan operasi, termasuk di lokasi-lokasi yang paling membutuhkan.
Dua rumah sakit lapangan yang dimaksud adalah di Rumah Sakit Ruteng dan Rumah Sakit Aeramo Nagekeo. Menurut Menkes, sekitar 40 keluarga telah dilayani oleh kedua fasilitas tersebut. Rumah sakit-rumah sakit ini juga membantu mendukung puskesmas-puskesmas yang terdampak gempa.
Selain itu, Kemenkes bekerja sama dengan Basarnas untuk mengidentifikasi puskesmas yang terdampak parah dan sulit dijangkau, seperti Puskesmas Lamba Leda di Kabupaten Manggarai dan Puskesmas Dampek di Manggarai Timur. Tim medis darurat (EMT) dikirim untuk memberikan layanan langsung dan mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan perawatan lanjutan ke rumah sakit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.00
Relawan Ahmad Zaki Gugur Saat Bantu Korban Gempa NTT, Warganet Berduka
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.40
AMPB Ajak Masyarakat Bantu Korban Bencana Gempa NTT
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.13
Komisi X DPR Mutakhirkan Data Sekolah Rusak Pascagempa NTT 7,7 M
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.58
Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Berikan Trauma Healing dan Bantuan untuk Warga Sikka
Berita terkait
OJK Beri Keringanan Kredit Korban Gempa di NTT
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.41
Permudah Akses Air Bersih, Pertamina Bantu Pemulihan Warga Terdampak Gempa NTT
kumparan · 17 September 2026 pukul 11.10
Kemenkes: 25 Ribu Penyintas Gempa NTT Terserang ISPA
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 23.25
Donasi Kemenimipas Mulai Disalurkan ke Korban Gempa NTT di Ruteng
Detik.com · 4 September 2026 pukul 02.36