Menkes Sebut Banyak Korban Gempa NTT Alami Patah Tulang, 2 Rumah Sakit Lapangan Beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa banyak korban gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 mengalami patah tulang. Untuk menangani situasi ini, Kementerian Kesehatan telah mendirikan dua rumah sakit lapangan yang kini telah beroperasi dan siap melakukan operasi, termasuk di lokasi-lokasi yang paling membutuhkan.
Dua rumah sakit lapangan yang dimaksud adalah di Rumah Sakit Ruteng dan Rumah Sakit Aeramo Nagekeo. Menurut Menkes, sekitar 40 keluarga telah dilayani oleh kedua fasilitas tersebut. Rumah sakit-rumah sakit ini juga membantu mendukung puskesmas-puskesmas yang terdampak gempa.
Selain itu, Kemenkes bekerja sama dengan Basarnas untuk mengidentifikasi puskesmas yang terdampak parah dan sulit dijangkau, seperti Puskesmas Lamba Leda di Kabupaten Manggarai dan Puskesmas Dampek di Manggarai Timur. Tim medis darurat (EMT) dikirim untuk memberikan layanan langsung dan mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan perawatan lanjutan ke rumah sakit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.43
Pelindo Bergerak Cepat, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan untuk Korban Gempa di NTT
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Kemenkes Bangun RS Lapangan di Ruteng NTT, Ada Ruang Operasi Darurat untuk Korban Gempa
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 10.44
Pertamina Ajak Mitra Berbagi, Gotong Royong Bantu Korban Gempa NTT
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.40
Tak Aneh Korban Gempa NTT Ogah Disambangi Prabowo, Trauma Sumatera
Berita terkait
Tim Cook Angkat Bicara soal Gempa NTT, Janji Apple Turun Tangan
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 09.56
Cerita Lirih Korban Gempa NTT Belum Dapat Bantuan
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Kemenkes: Stok Obat Korban Gempa NTT Aman untuk 5 Hari
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.08
PAKAR Puji Respons Cepat Polri dalam Menangani Gempa NTT
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.54