Menkes Ungkap Bahaya Abu Vulkanik Bagi Tubuh: Jangan Keluar Rumah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama satu minggu. Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib memakai masker, kacamata, baju panjang, dan celana panjang untuk mencegah paparan partikel berbahaya. Abu vulkanik mengandung silika yang dapat merusak paru-paru dan bersifat tajam bila menempel pada kulit. Erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada 4 September 2026, menyebabkan peningkatan status gunung menjadi Level III (Siaga) dan menutup jalur penerbangan di Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.28
DPR Berikan 7 Imbauan Soal Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.44
8 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 10.48
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.44
Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
Berita terkait
Purbaya Curhat Rumah Kena Abu Vulkanik: Bersih-bersih Kok Kotor Terus
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.21
Soetta, Halim dan Curug Lolos Paper Test, Tak Ada Jejak Abu Vulkanik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.21
Polling: Apa Keluhan yang Paling Kamu Rasakan Akibat Abu Vulkanik?
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.35
Penjelasan BMKG Sejauh Mana Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 13.00