Menkeu pastikan keuangan negara tetap adaptif dengan dinamika global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara harus lincah agar tetap adaptif dan responsif terhadap dinamika global. Ia menekankan bahwa Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) bukan hanya mencatat angka, tetapi mengubahnya menjadi layanan, pembangunan, dan manfaat nyata bagi masyarakat. DJPb juga berperan menjaga likuiditas sistem perbankan dan mendukung keberlanjutan pembangunan nasional, seperti yang terlihat saat pengalihan dana dari Bank Indonesia ke perbankan yang berhasil mengembalikan likuiditas dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengalaman strategis DJPb dalam mengelola arus kas negara harus didokumentasikan sebagai pengetahuan institusional untuk menghadapi tantangan di masa depan. Reformasi organisasi DJPb bertujuan meningkatkan efisiensi, mempercepat proses kerja, dan memperjelas tanggung jawab, serta mengembangkan sistem early warning untuk pemantauan ekonomi dan keuangan. Kebijakan fiskal harus dijalankan dengan integritas, disiplin, dan kepatuhan, didukung oleh pengetahuan, kemampuan, dan komitmen yang kuat. Tujuan akhirnya adalah menjadikan DJPb institusi modern yang siap memenuhi kebutuhan negara, menjaga stabilitas fiskal, dan mendukung pembangunan menuju Indonesia Maju.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 06.25
Gubernur BI Harus Independen, Tidak Boleh Sarat Intervensi
Berita terkait
Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, BI dan Kemenkeu Siapkan 5 Pilar Sinergi Kebijakan
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.00
Menilik Gaya Kepemimpinan Menkeu Baru, Suahasil Bakal Seperti Sri Mulyani?
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 11.26
Membaca sinyal kontinuitas di tangan Menteri Keuangan baru
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 09.39
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Dinilai Bawa Sinyal Stabilitas bagi Pasar
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.55