Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menko Airlangga: Ekonomi 5,29% Cukup Baik di Tengah Gejolak Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 sebesar 5,29%, yang dianggap cukup baik meski bertemu dengan ketidakpastian global. Pertumbuhan ini melanjutkan capaian semester I-2026 yang mencapai 5,45%. Pemerintah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5% selama tujuh tahun terakhir, termasuk di kalangan negara ASEAN. Pada level daerah, Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional yaitu 6,1%, didorong kuatnya sektor pariwisana baik dari wisatawan domestik maupun asing. Di sisi lain, Jawa tetap menjadi kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi nasional, dengan rantai pasok dan distribusi sebagai penggerak utamanya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga turut mendukung perekonomi nasional. Data tenaga kerja menunjukkan penyerapan sebesar 1,45 juta pekerja baru pada semester I-2026, naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun tantangan PHK masih ada. Investasi tidak lagi terpusat di Jawa, melainkan tersebar ke provinsi lain, terutama melalui hilirisasi yang mencapai 30% atau Rp300 triliun dari total investasi.

S&P Global Rating mempertahankan peringkat utang RI dengan outlook stabil, sementara penerbitan Panda Bond mendapat peringkat AAA dari lembaga pemeringkat China. Airlangga menilai hal ini membuktikan kepercayaan internasional terhadap soliditas ekonomi makro Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait