Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316220/original/069382100_1785918134-unnamed__76_.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membantah klaim bahwa pemasangan pagar di sejumlah mal terkait dengan isu potensi gangguan keamanan. Menurutnya, pemasangan pagar tersebut merupakan inisiatif pihak mal untuk kepentingan keamanan internal, namun dilakukan tanpa izin dari pemerintah daerah. Djamari menegaskan bahwa narasi yang mengaitkan pemasangan pagar dengan situasi keamanan tidak benar dan meminta agar tidak dibesar-besarkan.
Pemerintah daerah yang bersangkutan, termasuk di Jakarta dan Surabaya, telah melakukan penertiban terhadap pemasangan pagar tersebut. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan optimisme bahwa situasi keamanan dan ketertiban di Jakarta akan tetap kondusif sepanjang Agustus 2026, sejalan dengan pembukaan pagar yang sebelumnya dipasang di sejumlah mal.
Belakangan ini, video yang memperlihatkan pemasangan pagar besi di mal-mal besar seperti Mal Kota Kasablanka, Gandaria City, Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza viral di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang menyeukan akan demonstrasi besar dan kerusuhan dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.13
Menko Polkam Buka Suara soal Fenomena Mal Pasang Pagar Tinggi
Berita terkait
Profil Djamari Chaniago: Eks Menko Polkam Jadi Wantimpres
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 16.31
Pramono Anung minta layanan perizinan DKI dipangkas. Investasi Jakarta semester I 2026 mencapai Rp173,6 triliun dan terbesar nasional.
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.30
Pramono Anung Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dana Cadangan Rp5,6 Triliun
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.05
Pramono: Dua Menara Baru akan Dibangun di Blok M
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.28