Menko Yusril: Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah menginstruksikan pembekuan rekening aktivis Pati, Supriyono alias Botok. Sebagai Ketua Satgas TPPU, ia menyatakan PPATK juga tidak mengambil tindakan terkait rekening tersebut. Namun, ia telah meminta penjelasan kepada Kepala Bareskrim Polri dan Kapolda Metro Jaya mengenai pembekuan rekening Botok di Bank Mandiri. Yusril menekankan pemerintah akan menjalankan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk UU TPPU yang memberikan kepolisian kewenangan untuk menunda transaksi rekening selama paling lama 5 hari jika ada dugaan tindak pidana.
Polda Metro Jaya dan Bank Mandiri kemudian mengaktifkan kembali rekening Botok setelah kepolisian menyelesaikan penelusuran terhadap dana hasil penggalangan untuk unjuk rasa masyarakat Pati. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa penundaan rekening dilakukan untuk memastikan dana donasi berasal dari sumber yang sah dan tidak melanggar hukum. Langkah ini bertujuan melindungi para donatur maupun penerima donasi. Setelah penelusuran selesai, keputusan atas rekening kembali ke tanggung jawab Bank Mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 01.27
Menko Yusril Bicara Pembekuan Rekening Aktivis AMPB, Siapa yang Memerintah?
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 22.17
Yusril Bantah Terlibat dalam Pembekuan Rekening Aktivis Pati
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 22.01
Yusril tegaskan tak pernah perintahkan pembekuan rekening aktivis Pati
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 20.40
Bank Mandiri pastikan rekening aktivis Pati dapat digunakan kembali
Berita terkait
Menko Yusril: Pemerintah Tak Terlibat Pembekuan Rekening Aktivis Pati
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.54
DPR Angkat Suara soal Pemblokiran Rekening Botok Aktivis Pati
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.39
Alasan Polisi Blokir Rekening Botok Pati: Melindungi Donatur
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.12
Rekening Aktivis Pati Dibuka Lagi, Polisi Ungkap Alasan Penutupan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 19.12