Menlu Iran Seru Negara-negara Muslim Hanya Mengandalkan Diri Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan kepada negara-negara Muslim untuk mengandalkan diri sendiri dan memperkuat solidaritas kawasan dalam menghadapi ancaman eksternal. Dalam unggahan di X, ia menyatakan bahwa persatuan di antara negara-negara Muslim adalah cara terbaik untuk menghadapi tantangan dari pihak luar. Araghchi juga memuji kemampuan militer Iran dalam menghadapi "militer paling mahal di dunia."
Pernyataannya muncul di tengah upaya Iran yang semakin gencar mempromosikan pengaturan keamanan kawasan yang dipimpin oleh negara-negara setempat, bukan oleh kekuatan asing. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyampaikan bahwa negara-negara Teluk semakin berpendapat bahwa keamanan kawasan harus ditanggung jawabkan oleh negara-negara di kawasan itu sendiri.
Gharibabadi menyebutkan bahwa para pemimpin Teluk telah menunjukkan kemauan politik untuk memulai proses dialog kawasan baru, termasuk melalui usulan pertemuan menteri luar negeri Teluk. Proses ini dapat berkembang jika kondisi perdamaian dan stabilitas kembali terjaga di kawasan tersebut. Ketegangan terkini meningkat setelah serangan terkoordinasi Israel dan AS pada 28 Februari terhadap infrastruktur militer, nuklir, dan energi Iran.
Bagikan
Berita terkait
AS Sanksi 10 Entitas Terkait Dugaan Mendukung Militer Iran
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 15.41
Iran Bahas Perkembangan Kawasan dengan Arab Saudi dan Pakistan
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 22.32
Mojtaba Khamenei Ajak Negara Muslim di Kawasan Bersatu Lawan AS-Israel
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 17.37
Kurangi Ketergantungan Militer Asing, Iran Serukan Persatuan Sunni-Syiah
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 14.26