AS Sanksi 10 Entitas Terkait Dugaan Mendukung Militer Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
Pemerintah AS Trump menambahkan 10 individu dan perusahaan dari China, Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Iran ke daftar entitas sanksi global karena dugaan dukungan terhadap militer Iran. Sanksi diberlakukan sebagai bagian dari Operation Economic Outcast yang bertujuan membatasi akses Iran pada pasar global dan menghentikan program senjata Iran. Tindakan ini diambil setelah Iran terlibat dalam konflik dengan AS dan Israel sejak 28 Februari 2026. Kritikus meragukan efektivitas sanksi dalam menghentikan perang, sementara China tetap menjadi mitra dagang utama Iran. Sanksi juga menyentuh sektor penerbangan sipil Iran, menyebabkan pembatalan penerbangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 15.35
Trump Disebut Tawarkan Keringanan Sanksi-Pencairan Aset Iran, Benarkah?
Berita terkait
Mengerikan, Iran Ancam Bunuh Penerbangan di Seluruh Kawasan Timur Tengah
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 14.08
Tunduk pada Sanksi AS, UEA Larang Maskapai Iran Terbang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 12.53
Harga Minyak Dunia Variatif Usai Serangan Rudal Houthi di Arab Saudi, Brent Tembus USD 106
JawaPos · 25 September 2026 pukul 07.30
Iran Tepis AS: Semua Maskapai Kami Tetap Beroperasi!
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.48