MenPANRB: Berdayakan perempuan untuk transformasi digital inklusif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan bahwa pemberdayaan perempuan di era digital bukan sekadar soal kesetaraan, melainkan strategi untuk memperluas manfaat transformasi digital bagi keluarga, masyarakat, dan negara. Dalam FGD Sekolah Kepemimpinan Kartini di Jakarta, Rini memaparkan data bahwa penetrasi internet perempuan Indonesia masih 79,79 persen, di bawah laki-laki yang mencapai 83,95 persen. Perempuan sudah banyak hadir sebagai pengguna dan pekerja digital, namun belum terwakili secara proporsional dalam proses pembuatan teknologi dan pengambilan keputusan.
Rini mengidentifikasi empat langkah strategis untuk transformasi digital inklusif: memperluas akses tanpa mengabaikan masyarakat dengan kesiapan berbeda, meningkatkan literasi digital dan AI secara kritis, memberikan kesempatan praktik melalui keterlibatan langsung dalam proyek digital, serta memastikan tata kelola AI tetap beretika dan berpusat pada manusia. Ia menyoroti bahwa lebih dari 60 persen UMKM dan sekitar 64 persen tenaga kesehatan dijalankan oleh perempuan, sehingga kecakapan digital mereka berdampak luas. Kartini Leader Society diharapkan membangun ekosistem mentoring, jejaring strategis, dan ruang aman bagi perempuan untuk berinovasi di era digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.57
Lintasarta Dorong Bank Daerah Tingkatkan Ketahanan Siber dan AI
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 16.19
BATIC 2026: Navigator Infrastruktur Digital dan AI Masa Depan
Berita terkait
AI Makin Luas, DPD Minta Negara Jaga Kedaulatan Data
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Telkom Pamerkan Solusi Digital untuk Jawab Transformasi Industri
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.14
Telkom Pamerkan OCA, Solusi Inovasif Berbasis AI di DTI-CX 2026
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.08
Telkom Menghadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di Ajang DTI-CX 2026
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 22.42