Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Mensos Minta Seluruh Sekolah Rakyat Lakukan Pengawasan Penuh pada Siswa

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan tiga pilar utama bagi Kepala Sekolah Rakyat dalam Rapat Koordinasi nasional: pengawasan 24 jam terhadap siswa, kepatuhan pada tata kelola baik, dan konsolidasi stakeholder. Pengawasan penuh bertujuan mencegah bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi dengan melibatkan wali asuh, wali asrama, dan sistem CCTV. Gus Ipul juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keuangan, pengelolaan asrama, dan standar belajar yang konsisten di seluruh unit Sekolah Rakyat.

Sebagai bagian dari konsolidasi, Gus Ipul mendorong kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, masyarakat sekitar, dan guru tamu. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat tidak boleh bekerja setengah-setengah, terutama dalam pengawasan keamanan, kebersihan, dan penanganan kasus. Selain itu, Gus Ipul meminta seluruh Kepala Sekolah Rakyat untuk mengirimkan laporan kondisi siswa mulai bulan depan, mencakup kesehatan, perkembangan mental, dan latar belakang masing-masing.

Di sisi lain, Gus Ipul juga memperhatikan situasi Sekolah Rakyat di Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya, Sekolah Rakyat 1 Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah yang berjarak tiga meter dari lokasi kebakaran. Kepala sekolah menyatakan bahwa siswa tidak dipulangkan karena dianggap lebih aman di lingkungan sekolah yang dilengkapi fasilitas kesehatan seperti oksigen, masker, dan nebulizer. Kegiatan belajar tetap dilaksanakan, meskipun terpaksa dipindahkan ke asrama ketika kondisi asap mengganggu.

Berita terkait