Menteri Brian Yuliarto Apresiasi Kampus Bergerak, Bantu Penanganan Pascagempa Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi untuk merespons dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Brian Yuliarto menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana, dengan memanfaatkan keahlian, tenaga, dan semangat gotong royong sivitas akademika untuk mendukung penanganan darurat. Ini menjadi bagian dari arah 'Diktisaintek Berdampak', di mana kampus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Flores dan sekitarnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Provinsi NTT per 18 Agustus 2026, gempa tersebut menyebabkan 69 orang meninggal dunia, 331 orang luka, dan 34.689 orang mengungsi. Dampak gempa juga meliputi kerusakan pada rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan fasilitas umum di wilayah terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 23.30
Pertamina Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Pengungsi di Reo Terdampak Gempa Bumi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 22.00
Pemerintah Pastikan Pacu Tangani Gempa Bumi NTT dan Kebakaran Hutan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan di NTT, Berpotensi Hingga 4 Minggu
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Wapres Gibran: Saya Memohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Berita terkait
Dampingi Pemulihan Pascagempa NTT, PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing bagi Nasabah
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 15.12
Gempa Bumi M5,3 Guncang Ruteng NTT, Berpusat di Darat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.36
BNPB: 94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian Bukan Dampak Langsung Gempa, tapi Riwayat Sakit Lama
JawaPos · 19 September 2026 pukul 10.00
Gempa M6,2 Terjadi di Laut Banda Terasa hingga Kota Kupang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.49