Menteri Brian Yuliarto Apresiasi Kampus Bergerak, Bantu Penanganan Pascagempa Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi untuk merespons dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Brian Yuliarto menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana, dengan memanfaatkan keahlian, tenaga, dan semangat gotong royong sivitas akademika untuk mendukung penanganan darurat. Ini menjadi bagian dari arah 'Diktisaintek Berdampak', di mana kampus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Flores dan sekitarnya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Provinsi NTT per 18 Agustus 2026, gempa tersebut menyebabkan 69 orang meninggal dunia, 331 orang luka, dan 34.689 orang mengungsi. Dampak gempa juga meliputi kerusakan pada rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan fasilitas umum di wilayah terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 21.44
TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 20.20
Kemenkes: Obat-obatan untuk warga NTT aman hingga 5 hari ke depan
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.50
Ribuan Gempa Nonstop Hantam NTT, Petaka Sesungguhnya Ancam Flores?
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.27
BMKG: 2.768 Gempa Susulan Guncang NTT
Berita terkait
Tim BTB Dikirim ke NTT, Fokus Evakuasi dan Bantuan Penyintas Gempa
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.24
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Tetap Aman Pascagempa di NTT
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.43
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan M7,7 Terjadi di Flores
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 09.00
BMKG catat 2.768 gempa susulan M7,7 terjadi di Flores
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 08.34