Menteri PPN: Pengembangan singkong di Indonesia miliki prospek besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan bahwa pengembangan singkong di Indonesia memiliki prospek besar, mengingat ubi kayu merupakan komoditas pangan strategis. Dalam peresmian National Cassava Center di Universitas Lampung, Rachmat menyampaikan optimisme Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam pengembangan komoditas ini dengan target produktivitas mencapai 60 ton per hektare. Peningkatan harga singkong dari Rp600-700 per kilogram tahun lalu ke Rp2.200 per kilogram saat ini, membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Rachmat menekankan bahwa "ini adalah waktu kita untuk memakmurkan petani singkong kita".
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti kontribusi signifikan provinsi terhadap produksi singkong nasional. Lebih dari 70 persen produksi singkong nasional berasal dari Lampung, dengan delapan dari 15 kabupaten di provinsi tersebut menjadi sentra penghasil utama. Pengembangan industri tapioka di wilayah ini mendukung pertumbuhan sektor singkong secara keseluruhan.
Dengan dukungan pemerintah melalui National Cassava Center dan kolaborasi industri, sektor singkong diproyeksikan dapat memperkuat daya saing nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Target produktivitas tinggi dan peningkatan nilai tambah melalui pengolahan lebih lanjut menjadi fokus pengembangan ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 05.45
BPS Catat Harga Beras Premium di Penggilingan Melonjak 10 Persen
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.54
Daya Beli Petani Terjaga, NTP Juli 2026 Naik ke Level 127,84
Berita terkait
Video: Bikin Investor Nyaman, Lampung Janjikan Izin Dipermudah Izin
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 18.00
Kemiri NTB Dibidik Jadi Komoditas Ekspor, 350 Petani Dapat Pendampingan
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 17.41
Tanpa Slip Gaji, Petani Bisa Dapat Modal Tanam hingga Panen dari Bank
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.19
PTPN Group Bangun Ekosistem Singkong untuk Pangan dan Energi Nasional
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.36