Mesir dan China Tolak Pengusiran Paksa Warga Gaza oleh Israel, Tegaskan Dukung Negara Palestina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mesir dan China menegaskan dukungan terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dalam pernyataan bersama pasca-perundingan antara Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden China Xi Jinping. Kedua pemimpin menekankan pentingnya penyelesaian konflik Israel-Palestina berdasarkan solusi dua negara, dengan batas wilayah yang ditetapkan pada 4 Juni 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina.
Dalam pernyataan tersebut, Mesir dan China secara tegas menolak segala rencana pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka, tanpa terkecualikan. Kedua negara juga menyerukan pemantapan gencatan senjata di Gaza, serta akses tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan untuk warga sipil yang terdampak konflik.
Lebih lanjut, Mesir dan China mendesak kembalinya Otoritas Palestina untuk segera mengemban tanggung jawab dalam mengelola Jalur Gaza, sebagai langkah menuju stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Mesir & AS Desak Pelaksanaan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.45
Hamas Bertemu Menantu Trump Bahas Rencana Gaza yang Ditolak Israel
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.13
Hamas Sepakat Lucuti Senjata Usai Trump Sampaikan Rencana Board of Peace
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.58
Netanyahu Ngotot Pasukan Israel Tak akan Mundur dari Garis Kuning Gaza, Justru Perluas Kendali
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.27