Mesir & AS Desak Pelaksanaan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Utusan Khusus Amerika Serikat Jared Kushner menggelar pertemuan bilateral di Kota El-Alamein pada Minggu (16/8). Pertemuan yang turut dihadiri pejabat intelijen dan kementerian luar negeri Mesir ini menghasilkan desakan bersama agar seluruh pihak yang bertikai di Jalur Gaza mematuhi komitmen gencatan senjata demi memulihkan stabilitas kawasan regional dan internasional.
Kesepakatan penghentian perang tersebut merujuk pada hasil KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh pada Oktober 2025 yang dimediasi oleh Mesir, Qatar, AS, dan Turkiye. Berdasarkan implementasi tahap awal rencana perdamaian tersebut, pasukan militer Israel telah ditarik mundur ke batas Garis Kuning, kendati mereka masih mempertahankan kontrol atas lebih dari 50 persen wilayah Jalur Gaza.
Kushner menegaskan posisi penting Mesir sebagai mitra strategis utama AS dalam menyelesaikan krisis Timur Tengah. Upaya pemulihan perdamaian ini diperkuat oleh sinyal positif dari pihak Hamas pada akhir Juli yang telah menyetujui peta jalan pelaksanaan fase-fase gencatan senjata berikutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.32
Menlu Iran Tuding Israel Sabotase Kesepakatan Gencatan Senjata dengan AS
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.14
Erdogan Desak Trump Gunakan Diplomasi Redam Ketegangan AS-Iran
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
Berita terkait
Houthi Tuduh Israel Langgar Gencatan Senjata Gaza dengan Dukungan AS
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 11.02
Xi Jinping Tantang Pengaruh AS di Timur Tengah: ‘Campur Tangan Eksternal Harus Ditolak’
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 05.48
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.48
Israel Bunuh Komandan Senior Hamas, Perang Gaza Membara Lagi
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.15