Misi Penyelamatan Gagal, Teleskop Luar Angkasa Swift Milik NASA Terancam Hancur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

NASA membatalkan misi penyelamatan Teleskop Luar Angkasa Neil Gehrels Swift setelah wahana penyelamat swasta LINK mengalami kegagalan kendali posisinya di orbit. Wahana LINK, yang diluncurkan pada 3 Juli menggunakan roket Pegasus XL, mulai berputar tidak terkendali sekitar tiga minggu setelah peluncuran. Tanpa kemampuan untuk mendorong kembali Swift ke orbit yang lebih tinggi, teleskop yang telah beroperasi sejak 2004 diperkirakan akan jatuh dan terbakar di atmosfer Bumi sebelum akhir tahun ini. Aktivitas Matahari yang meningkat pesat mempercepat penurunan orbit Swift. Meskipun gagal melakukan misi utamanya, NASA belum memutuskan untuk menghentikan operasional LINK sepenuhnya. Wahana ini akan tetap digunakan untuk melatih manuver jarak dekat dan mengumpulkan data teknologi untuk pengembangan layanan satelit di masa depan. Administrator NASA Jared Isaacman menyatakan bahwa misi ini tetap layak dilakukan meskipun tidak berhasil, karena berpotensi memberikan manfaat jangka panjang bagi teknologi perawatan satelit AS. Swift merupakan observatorium unik yang mengamati fenomena berenergi tinggi seperti ledakan sinar gama, supernova, dan aktivitas lubang hitam. NASA akan terus mencari opsi baru untuk merespons peristiwa kosmik setelah Swift berhenti beroperasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 05.45
Misi Penyelamatan Gagal, Teleskop Antariksa NASA Akan Jatuh ke Bumi
Berita terkait
Misi NASA Selamatkan Teleskop yang Akan Jatuh ke Bumi Terancam Gagal
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 08.45
Penampakan Sebaran Titik Panas dari NASA di Kalimantan
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.40
NASA Rilis Penampakan Bulan Bolong Ditabrak Roket Elon Musk
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.15
Robot Rover Perseverance NASA Abadikan Fenomena Gerhana Matahari di Mars
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.45