Misteri Semburan Cahaya Lubang Hitam Terkuak, Rotasi Bintang Jadi Kuncinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian astrofisikawan Syracuse University mengungkapkan penyebab misteri semburan cahaya lubang hitam yang meredup pada setiap putaran orbit. Dari empat dari sepuluh sistem repeating partial tidal disruption event (rpTDE) yang terdeteksi, semburan cahaya makin meredup karena bintangnya berputar sangat cepat sejak awal. Kecepatan rotasi ini terjadi karena bintang berpasangan (biner) yang saat mendekati lubang hitam supermasif, proses Hills capture memisahkan keduanya, dan bintang yang tersisa mengalami penguncian pasang surut. Struktur bintang juga berperan, dengan bintang bermassa rendah yang lembut lebih rentan terhadap gaya pasang surut dibanding bintang bermassa tinggi dengan inti padat. Temuan ini membuka jalan untuk memahami asal-usul bintang berkecepatan tinggi di sekitar Sagittarius A*.
Bagikan
Berita terkait
Bintang Tercepat di Bima Sakti Terdeteksi, Kecepatan 25 Ribu Km/Detik
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.50
Bintang Tercepat di Bima Sakti Ditemukan, Melesat 25.000 Km per Detik Dekati Lubang Hitam
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.30
Ilmuwan Temukan 3 Lubang Hitam Supermasif Berada di Ambang Tabrakan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.15
Teleskop JWST Temukan Bintang yang 100 Miliar Kali Lebih Terang
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.45