Mobil Terbang X2 di GIIAS Bikin Heboh, Pabrikan China Ini yang Bikin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mobil terbang X2 yang diperkenalkan XPeng di GIIAS 2026 belum bisa dipasarkan di Indonesia karena belum ada regulasi yang mendukung. Menurut Vice President Marketing XPeng Hari Arianto, X2 sudah dijual di beberapa negara seperti Arab Emirat, namun di Indonesia perlu proses perizinan khusus karena masuk ke ranah keselamatan. XPeng membawa X2 ke GIIAS tidak untuk dipasarkan langsung, melainkan untuk menunjukkan arah pengembangan teknologi perusahaan. Selain X2, pameran ini juga menampilkan replika chip Turing, robot humanoid, dan kendaraan listrik terbaru. Menurut Hari, seluruh teknologi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan sudah siap, hanya menunggu dukungan pasar dan regulasi dari pemerintah Indonesia. X2 dirancang untuk mobilitas jarak pendek dan kebutuhan khusus dengan jarak tempuh sekitar 70 kilometer dan ketinggian terbang hingga 500 meter. Berbeda dengan pesawat ringan, X2 tidak menggunakan joystick atau pilot, melainkan dilayari secara otonom dari satu titik ke titik lainnya. Fokus penggunaannya lebih ke rekreasional dan kebutuhan darurat. Meskipun demikian, pembahasan regulasi dengan pemerintah masih berada pada tahap awal dan jalannya cukup panjang.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Ingin Diaspora Tak Lagi Dihadapkan pada Pilihan Karier atau Indonesia
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 22.31
Penjualan Suzuki XL7 Terbaru Tembus 1.300 Unit dalam Dua Pekan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.19
Indonesia Berpeluang Jadi Liquidity Hub Aset Kripto Regional
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.08
Industri Kripto Cepat Tumbuh, Ini Alasannya
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.50