Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Muktamar ke-35 NU: Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Bangkit Melalui Pemberantasan Korupsi

Presiden Prabowo Subianto membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan Indonesia, meyakini bahwa negara dapat bangkit dan tidak terbendung kekuatannya di kancah global. Menurutnya, kunci utama keberhasilan ini terletak pada keberanian pemerintah dalam memberantas korupsi secara total, yang dinilai sebagai penghambat utama kemajuan bangsa. Praktik korupsi, katanya, telah menyebabkan kekayaan alam dan aset negara hilang dan dibawa lari ke luar negeri. Untuk mewujudkan tujuan ini, pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk menutup celah kebocoran anggaran dan melakukan penghematan besar-besaran. Prabowo menyatakan bahwa dari berbagai kebijakan penghematan, pemerintah berhasil menghemat anggaran sebesar ratusan triliun rupiah. Dana hasil penghematan ini akan dialokasikan kembali untuk program-program kerakyatan, khususnya untuk membantu kelompok masyarakat yang paling rentan dan miskin. Di samping isu pemberantasan korupsi dan efisiensi anggaran, Presiden juga memaparkan capaian pemerintah dalam bidang swasembada pangan dan program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan bagi 62 juta jiwa. Dengan kombinasi pemberantasan korupsi yang tegas dan manajemen anggaran yang efisien, Prabowo optimistis bahwa struktur ekonomi Indonesia akan semakin sehat dan mampu mendukung ambisi menjadi negara maju dalam waktu dekat.

Berita terkait