Muktamar NU Belum Putuskan Cara Pilih Ketum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335469/original/061732000_1787988522-IMG-20260829-WA0028.jpg)
Muktamar NU ke-35 masih menahan keputusan tentang mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU. Dua opsi yang sedang dibahas: sistem one man one vote dengan pemungutan suara langsung oleh muktamirin, atau mengandalkan musyawarah Ahwa. Sistem pertama memungkinkan kandidat yang mendapat minimal 99 suara dari PCNU, PWNU, dan PCINU melanjutkan proses, kemudian mendapat restu Rais Aam sebelum divoting oleh muktamirin. Opsi kedua menekankan musyawarah melalui Ahwa untuk menentukan KPU, Rais Aam, dan KPU secara bertahap. Pembahasan rencana calon anggota Ahwa juga dilakukan di tingkat cabang sebelum disetujui dan dimasukkan ke dalam berkas usulan saat registrasi muktamar. Proses ini dilakukan dengan menjaga kerahasiaan nama-nama hingga masuk tahap resmi di ruang kaca yang terlindungi CCTV.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.52
Melihat Kotak Suara Ahwa Muktamar NU Dijaga Ketat di Tambakberas
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.09
AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam dalam Muktamar ke-35 NU
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.10
Muktamar ke-35 NU Bahas Isu Rangkap Jabatan Ketum PBNU dan Rais Aam
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.09
AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam daoqk Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Ketum PBNU Berpeluang Dipilih oleh AHWA, Ini Dua Opsi Mekanismenya
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.02
Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Perubahan Kepemimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.07
H-5 Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Optimistis Raih 60% Pemilik Suara
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.33
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.30