Museum Nasional Indonesia Bertransformasi Jadi Ruang Publik Modern
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Museum Nasional Indonesia bertransformasi menjadi ruang edukasi dan ekspresi budaya yang inklusif dengan melibatkan publik secara aktif. Pengelolaan kini bergeser dari kunjungan pasif menjadi partisipasi aktif melalui kolaborasi dengan komunitas, seniman, dan penyandang disabilitas, salah satunya melalui program Mantra (Musik, Nada, dan Tradisi).
Untuk menarik generasi muda, museum memperkuat narasi koleksi agar relevan dengan kehidupan masa kini serta mengoptimalkan teknologi pada sistem tiket dan konservasi. Selain itu, tercatat kenaikan kunjungan museum di bawah MCB sebesar 13,15% pada libur sekolah Juli 2026, dengan program Museum Passport menarik 118.510 pengunjung.
Bagikan
Berita terkait
Ratusan Pelajar Depok Ikuti Festival Olahraga Tradisional 2026
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.00
Tim Dosen FIK Tel-U Hadirkan Inovasi Rempah, Kopi dan Teh, dalam Pelestarian Memori Budaya
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.15
Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Gencar Edukasi Lewat Berbagai Kegiatan di Jateng-DIY
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.55
Gelar Goes to Campus, Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dengan Kelestarian Alam
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 12.29