Nabilla Lolos Seleksi Akpol Usai Percobaan Ketiga: Semua Ada Prosesnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nabilla Syafitri Hannas Tasya (20) menjadi satu-satunya calon taruni asal Polda Bengkulu yang lolos seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 setelah tiga kali percobaan. Pada seleksi 2024, ia gugur di sidang pemeriksaan kesehatan tahap II tingkat daerah. Setahun kemudian, ia kembali gagal di sidang penentuan akhir tingkat daerah. Nabilla mengaku setiap kegagalan ia jadikan bahan evaluasi dan berlatih lebih giat. Peringkatnya terus meningkat: dari ketiga (2024), kedua (2025), hingga pertama (2026) dari 16 calon taruni di daerahnya.
Nabilla menyadari setiap peserta memiliki keunggulan masing-masing. Ia tidak memaksakan diri mengejar nilai tinggi di semua materi, melainkan fokus pada psikologi dan akademik yang menjadi kekuatannya. Ia memetakan target nilai agar mampu bersaing. Anak dari montir bengkel mobil itu percaya pada proses dan tidak memusingkan komentar miring tentang rekrutmen Polri.
Menurut Nabilla, pengalaman dua kali gagal meyakinkannya bahwa seleksi berlangsung transparan, adil, dan gratis. Ia tidak pernah dipungut biaya selama proses, termasuk akomodasi dan konsumsi. Ia menegaskan masuk polisi gratis tanpa diskriminasi, meski stereotipe negatif masih ada.
Bagikan
Berita terkait
Respons TNI dan Polri soal Pramuka Garuda Bisa Daftar Tanpa Tes
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 18.10
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Tak Bebas Tes
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 11.20
Dewan Pakar Hoegeng Awards Ungkap Diskusi Panjang Tentukan Polisi Berdedikasi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.06
Polisi Usut Penyebab Meninggalnya Taruna Akpol Semarang
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.17