Nasabah Investasi Emas Klaim Rugi Puluhan Miliar, Aset PMA India Diserahkan ke Polda Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan nasabah PT Nellafa Refinery and Bullion dan PT Nellafa Fine Jewellery mengaku rugi dalam transaksi jual beli emas, terutama di Bali, Surabaya, dan Jakarta. Tony (Antonius Nofu Balan), mantan komisaris perusahaan, melaporkan dugaan penipuan oleh Jaya Krisnha Reddy, pendiri dan CEO kedua perusahaan tersebut. Reddy diklaim kabur ke India setelah mengumpulkan puluhan miliar rupiah dari nasabah. Tony menyerahkan satu unit Mini Cooper bernilai Rp1,2 miliar ke Polda Bali dan meminta penyelidikan terhadap aset lain seperti vila, speed boat, dan mobil mewah di Situbondo dan Surabaya. Reddy meninggalkan enam karyawan di India sebelum kembali ke tanah air.
Bagikan
Berita terkait
Viral Kartu Layanan Gratis Dijual Rp500 Ribu, Transjakarta Buka Suara
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.53
Dugaan Beras Fortifikasi, Polri Diminta Turun Tangan
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 11.22
Sahroni Minta Polri Tindak Tegas Produsen Beras Fortifikasi Palsu Temuan Kementan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 10.47
Inlfuencer Malaysia Aisar Khaled Terjerat Kasus Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.04