Nasib Apartemen Forest City yang Kini Jadi Markas Penipu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forest City, proyek perumahan mewah senilai US$100 miliar (Rp178 triliun) yang dibangun di pulau buatan di Malaysia dekat Singapura, kini berubah menjadi markas operasi sindikat penipuan kripto. Didesain untuk menampung 700.000 pendudat, hanya sekitar 1% kapasitasnya yang terisi. Pada pertengahan Juli 2024, polisi Malaysia menggerebek dua sindikat penipuan di 32 lokasi, menangkap 335 orang dan menyita aset senilai satu juta ringgit (Rp4,3 miliar). Salah satu sindikat menempati 27 apartemen di lima lantai, sementara yang lain tersebar di lima bungalow. Para tersangka mencakup 309 warga China, 19 Indonesia, tiga Malaysia, dan empat Myanmar. Kedua sindikat ini dikaitkan dengan penipuan investasi kripto dan penipuan cinta, menargetkan korban di luar negeri. Para ahli mencurigai sindikat ini berasal dari pelaku kriminal yang terusir dari Kamboja, pusat utama penipuan lintas negara lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 16.34
Awalnya Dikenal sebagai Kota Hantu, Kini Forest City Berubah Jadi Pusat Scammer
Berita terkait
Polisi Gerebek 'Kerajaan' Tipu-Tipu di Kota Hantu, 335 Ditangkap
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.00
Penuhi Permintaan Pasar, Java Residence Luncurkan Cluster 5 tahap 2 Sukodono
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Petunjuk Sindikat Narkoba Terungkap dari Pemeriksaan Pilot Malaysia
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Memasuki Perairan Malaysia Tanpa Izin, 6 Nelayan Kepri Divonis Bersalah
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 02.00