Nasib Mobil Listrik di RI, Kapan Bisa "Jajah" Jalanan Bak di China?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar kendaraan listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan pada semester I-2026. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan kendaraan elektrifikasi mencapai 117.108 unit, setara dengan 26,8% dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 436.564 unit. Dari jumlah tersebut, 69.739 unit adalah mobil listrik murni (BEV), meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pengamat otomotif senior Bebin Djuana menekankan bahwa konsistensi kebijakan pemerintah menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ini. Menurutnya, jika kebijakan dapat dipertahankan meski terjadi pergantian pemerintahan, penjualan EV di Indonesia bisa mencapai 50-60% pada 2030, sejalan dengan target China yang telah mencapai market share 60%.
Namun, Bebin juga menyampaikan bahwa konsistensi kebijakan harus bertahan melewati pergantian pemerintahan agar investasi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak kehilangan arah. Dukungan kebijakan yang memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik diharapkan memberikan sinyal positif bagi seluruh rantai industri, termasuk produsen, konsumen, dan pelaku usaha infrastruktur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.12
Prabowo Ungkap Ekosistem Mobil Listrik Dibangun di Subang, Produksi Massal 2028
Berita terkait
Top 3: Pemerintah Prioritaskan Insentif Mobil Listrik untuk Merek Nasional
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 06.30
'Prabowo Tidak Berhenti pada Retorika, Dia Ada Keberanian Mengambil Keputusan'
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 03.00
Amran Kirim Bantuan Pangan Senilai Rp74 Miliar untuk Bencana di NTT
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 19.54
Mobil Jerman Mulai Kehilangan Pangsa pasar, Apa yang Sedang Terjadi?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.55