"NATO Tandingan" Bentukan Putin Terguncang, Negara Ini Angkat Kaki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Armenia menyatakan tidak akan mengaktifkan kembali keanggotaannya dalam Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) dan membuka peluang keluar dari aliansi Rusia. Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menekankan CSTO gagal memberi jaminan keamanan saat konflik dengan Azerbaijan memanas, terutama setelah Rusia tidak melibatkan diri saat serangan 2022-2023. Richard Giragosian menyebut CSTO tidak dapat diandalkan sebagai penyedia keamanan. Sementara itu, Armenia memperluas hubungan dengan Barat seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta berencana mengajukan keanggotaan UE, namun masih mempertahankan kerja sama ekonomi dengan Rusia melalui Eurasian Economic Union.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 02.20
Saat Banyak Negara NATO Tak Mau Berkonflik dengan Rusia, Kenapa Inggris Tetap Bantu Ukraina?
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 21.08
Medvedev Sebut Perluasan NATO Ancaman Eksistensial bagi Rusia
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 09.53
Macron Warning Eropa: Rusia Akan Tingkatkan Eskalasi, Negara-negara NATO Jadi Sasaran
Berita terkait
Rusia Diduga Sabotase Pabrik Senjata Negara-negara NATO untuk Uji Nyali Sekutu
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 11.29
Rusia Ancam Serang Inggris, Akankah NATO Hidupkan Pasal 5?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 04.40
Picu Banyak Perang, Jenderal Rusia Ini Sebut Israel Bisa Lenyap
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 15.37
Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.59