Negara Ini Rujuk dengan Israel Usai 17 Tahun "Putus", Dipersatukan AS?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Venezuela dan Israel sepakat membuka kembali layanan konsuler di masing-masing negara, menandai perubahan besar dalam hubungan diplomatik Caracas setelah memutuskan hubungan dengan Israel pada 2009. Kesepakatan ini diumumkan bersama pada Selasa (11/8/2026) dan dianggap sebagai langkah signifikan bagi Venezuela yang selama 17 tahun berada dalam poros hubungan dekat dengan Iran serta mengambil sikap kritis terhadap Israel. Pemutusan hubungan dilakukan Venezuela sebagai respons atas serangan militer Israel di Jalur Gaza pada 2009. Namun, dinamika politik terbaru, termasuk penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh AS pada Januari 2026, mendorong Venezuela untuk mendekatkan diri dengan Washington dan menjauh dari aliansi historisnya dengan Iran. Proses normalisasi ini dimulai dengan kunjungan delegasi kemanusiaan Israel ke Venezuela setelah gempa bumi mematikan pada Juni 2026, diikuti dengan perundingan antar pejabat senior kedua negara. Dalam pernyataan resmi, kedua pihak menegaskan pentingnya hubungan historis antara Israel dan komunitas Yahudi di Venezuela sebagai jembatan persahabatan. Perubahan ini menjadi perkembangan diplomatik paling mencolok di Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir, mengingat hubungan keduanya terputus sejak 2009. Selama bertahun-tahun, Iran menjadi mitra internasional terdekat Venezuela, dengan kedua negara sebagai produsen minyak utama yang pernah menghadapi sanksi AS.
Bagikan
Berita terkait
Membaca Retaknya Hubungan Aljazair dan UEA
Detik.com · 17 September 2026 pukul 09.54
Negara Muslim Ini Kian Lengket dengan Israel, Siap Saling Buka Kedubes
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 07.00
2 Negara Muslim Putus Hubungan, Usir Dubes-Blokir Wilayah Udara
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.15
Meneropong Arah Rupiah Pekan Depan di Tengah Sentimen Geopolitik
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 14.05