Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu Kecam Upaya Turki Terbitkan Red Notice Interpol atas Tuduhan Genosida

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras upaya pemerintah Turki untuk menerbitkan red notice Interpol terhadap dirinya atas tuduhan genosida. Dalam pernyataan resmi, Netanyahu menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai diktator antisemit yang mendukung kekerasan terhadap warga Kurdi dan organisasi teroris Hamas. Ketegangan ini muncul setelah Suriah menuduh Israel menyerang pangkalan militer di wilayah utara negara itu, yang dikaitkan dengan kehadiran militer Turki. Israel menyatakan serangan tersebut dilakukan untuk mencegah ekspansi pengaruh Turki di wilayah tersebut.

Menteri Kehakiman Turki Akin Gurlek memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan terkait red notice Interpol untuk Netanyahu dan seorang warga Israel lainnya, Afek Moskovitch. Dakwaan ini berkaitan dengan tindakan militer Israel di Jalur Gaza sejak 2023, termasuk intervensi terhadap kapal relawan Global Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan. Perkara ini terdaftar di Pengadilan Pidana Berat Istanbul ke-11 dengan 35 terdakwa terlibat.

Perseteruan kedua negara semakin membesar seiring konflik di Gaza yang belum selesai. Sementara itu, lima menteri luar negeri negara Arab dan Islam termasuk Indonesia mengecam rencana proyek pemukiman Israel di Yerusalem Timur, sementara Inggris, Australia, dan Kanada mengkritik keputusan Israel menghentikan penyelidikan atas tewatya relawan WCK di Gaza.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait