Netanyahu Samakan Gaza dengan Korut: Warganya Dilarang Pergi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dalam sebuah podcast bahwa Jalur Gaza serupa dengan Korea Utara sebagai salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana penduduk tidak dapat meninggalkan wilayah tersebut. Netanyahu menyebut blokade Israel yang telah berlangsung hampir 15 tahun bahkan sebelum konflik Oktober 2023, serta penolakan negara-negara asing untuk menerima warga Palestina pengungsi sebagai penyebab utama pembatasan mobilitas warga Gaza. Menurutnya, sebagian besar pendudar Gaza terpaksa bertahan di tengah reruntuhan akibat serangan dan bencana yang meluas. Netanyahu menekankan bahwa pemblokiran ini bertentangan dengan hak dasar manusia, khususnya kebebasan bergerak yang dinikmati oleh sebagian besar pendudik dunia. Namun, ia juga menyalahkan kebijakan negara-negara lain yang enggan menerima pengungsi, mengklaim hal ini justru mendukung tujuan Israel dalam konflik tersebut. Sehingga, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk akibat keterbatasan akses keluar yang ketat dan dampak jangka panjang dari konflik bersenjata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.19
Iran Berjanji Mendukung Apa Pun Keputusan Palestina
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 21.40
Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya "Perang Agama"
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.16
Liga Arab Peringatkan Israel Tak Boleh Diizinkan Perluas Pendudukan Jalur Gaza
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 15.58
Israel serang Gaza lagi meski sepakat lanjutkan gencatan senjata
Berita terkait
Netanyahu Ngotot Pasukan Israel Tak akan Mundur dari Garis Kuning Gaza, Justru Perluas Kendali
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.27
Warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 74.016
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 16.30
7 Negara Muslim Ini Tidak Walk Out saat PM Netanyahu Berpidato di Sidang PBB
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.32
Puluhan Negara WO Bikin Sidang PBB Sepi saat Netanyahu Pidato
Detik.com · 26 September 2026 pukul 06.03