Netanyahu Sesumbar Tak Takut Ditangkap oleh Banyak Negara karena Dilindungi Pasukan Khusus Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dalam wawancara dengan Sean Hannity dari Fox News bahwa dia tidak takut ditangkap oleh negara-negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) karena pasukan khusus Israel akan melindunginya. Dia menanggapi kekhawatiran tentang risiko penangkapan saat bepergian ke luar negeri, dengan mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mampu menanganinya. Pekan ini, Netanyahu melakukan perjalanan ke Washington untuk bertemu Presiden Donald Trump. Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat resminya melintasi wilayah udara Yunani, Italia, Prancis, dan Kanada—semua negara anggota ICC. Hal ini memicu kritik karena Netanyahu berstatus buronan internasional menurut ICC, yang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya pada 21 November 2024. ICC menuduh Netanyahu bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa penggunaan kelaparan sebagai metode perang, serta kejahatan terhadap kemanusiaan seperti pembunuhan dan penganiayaan di Gaza. Netanyahu membantah hal itu, menyebut ICC sebagai lembaga korup yang tidak diakui oleh Israel dan Amerika Serikat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.23
Netanyahu Diteriaki 'Pembunuh Bayi' Saat Berkunjung ke AS
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 14.58
Survei: Mayoritas warga AS punya pandangan negatif terhadap Netanyahu
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 06.06
Teriakan 'Pembunuh Bayi' Tertuju ke Netanyahu
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 06.21
Trump-Netanyahu Hebohkan Gunung Pickaxe Iran, Diduga Punya Nuklir Bawah Tanah
Berita terkait
125 Negara Terikat ICC untuk Menangkap Netanyahu jika Masuk Wilayahnya
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.19
Bocor! Netanyahu Diam-Diam Temui Pemimpin Muslim Arab, Bahas Hal Ini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.40
Terkuak! Netanyahu Bujuk Presiden UEA Sangkal Beri Peringatan Serangan Hamas
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.43
Kala Delegasi Sejumlah Negara Walkout saat Netanyahu Pidato di PBB
kumparan · 26 September 2026 pukul 06.00