Nilai Tukar Rupiah Diakhir Perdagangan Bertengger pada Level 17.694 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah di akhir perdagangan melemah 0,15% atau 27 poin ke level Rp17.721 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.694. Analis Ibrahim Assuabi menyatakan pelemahan ini dipengaruhi defisit transaksi berjalan Indonesia yang melebar pada kuartal II 2026 hingga mencapai 12,5 miliar dolar AS (3,3% PDB), naik dari 3,6 miliar dolar AS (1% PDB) pada kuartal sebelumnya. Pelebaran defisit ini sebagian dipengaruhi kenaikan impor minyak akibat harga minyak dunia yang tinggi.
Meski demikian, neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II 2026 mencatat perbaikan dengan defisit hanya 900 juta dolar AS, jauh lebih baik dibandingkan defisit 9,1 miliar dolar AS pada kuartal I. Surplus transaksi modal dan keuangan sebesar 12 miliar dolar AS mendukung peningkatan ini.
Analis memperingatkan defisit transaksi berjalan dapat berlanjut akibat harga minyak yang tetap tinggi, impor minyak kuat, serta perlambatan ekspor akibat ketidakpastian global. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pasca-survei PMI jasa AS yang kuat (56,8) juga menjadi faktor risiko inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Rupiah melemah seiring respons negatif atas defisit transaksi berjalan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.31
Rupiah Ditutup Melemah Rp17.721 Akibat Sentimen Negatif Pasar Terhadap Defiit Transaksi Berjalan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.07
Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik Jadi Rp17.705
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini
Berita terkait
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.694 per USD
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Rupiah Dibuka Stabil di 17.748 terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini, Hasil Keputusan BI Rate Jadi Sorotan Pasar
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 08.17
Bank Indonesia Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan pada RDG Siang Ini
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 09.40