NTT Mulai Hitung Dampak Ekonomi Pascagempa, Minta Relaksasi Kredit Warga Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menghitung dampak ekonomi pasca-gempa bumi di Flores bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pelaku sektor keuangan. Gubernur NTT Emanuel Melkiades menyampaikan langkah ini kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat penanganan bencana alam melalui konferensi video pada Senin, 7 September. Pemerintah daerah sedang menyusun peta jalan pemulihan ekonomi untuk menggerakkan kembali perekonomian Flores pasca-bencana.
Salah satu kebijakan yang diminta adalah relaksasi kredit bagi masyarakat terdampang. Emanuel menyatakan bahwa sebagian warga belum mampu memenuhi kewajiban kredit kepada bank maupun lembaga keuangan nonbank. Permintaan relaksasi juga mencakup pinjaman di koperasi. OJK masih menghitung dampaknya, namun diharapkan kebijakan ini dapat disepakati bersama untuk membantu masyarakat pulih lebih cepat.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan keringanan biaya kepada siswa dan mahasiswa yang terdampak gempa. Keringanan meliputi uang kuliah tunggal bagi mahasiswa dan biaya sekolah untuk pelajar. Pemerintah daerah berharap kebijakan ini segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait agar beban keluarga terdampak tidak bertambah selama masa pemulihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.09
Kunjungi Warga Terdampak Bencana di NTT, Sekjen PKS Ungkit Prioritas Rekonstruksi Mental
Berita terkait
Mendag Serahkan Bantuan Rp 250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.11
Gempa NTT, Mendagri Minta Percepat Pendataan Sekolah & Rumah Ibadah Rusak
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.17
Kemendikdasmen: 1.931 Sekolah di NTT Kembali Gelar Pembelajaran Pascagempa
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.36
Kemendikdasmen Kirim Puluhan Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah ke NTT
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 07.41