Nusron Wahid Angkat Bicara soal OTT KPK: Kami Menghormati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid menyatakan mengharmoni proses hukum yang sedang berjalan di KPK terkait permintaan Rp2 miliar terkait HGB kepada Summarecon. Nusron memastikan kementeriannya akan kooperatif dan membantu proses penegakan hukum tersebut. "Kami menghormati apa yang diproses oleh aparatur penegak hukum, dalam hal ini KPK," ujarnya kepada wartawan usai salat Jumat di kantor Kementerian ATR/BPN pada Jumat (18/9/2026).
Meski dalam proses hukum, Nusron menekankan bahwa pelayanan publik di lingkungan ATR/BPN tetap berjalan normal dan tidak terganggu. Ia memastikan bahwa peralihan H10 hari, pengukuhan tanah, dan layanan terjadwal lainnya akan tetap berjalan sesuai rencana. "Insya Allah tidak terganggu, pelayanan tetap jalan," tegasnya.
Nusron juga menyatakan akan serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum yang berwenang. Ia berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan internal kementerian, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 September 2026 pukul 14.45
Nusron Wahid Muncul usai Kantornya Disasar OTT KPK: Kami Menghormati, Semoga Ada Perbaikan
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 09.35
Sudahlah, Kalau Nusron Wahid Merasa Tak Terlibat, Sampaikan
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 08.20
KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Keberadaan Nusron Masih Misteri
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 02.02
Orang Kepercayaan Nusron Wahid Ini Terima Setoran Rp 10 M, Dari Siapa, ya?
Berita terkait
Waketum Golkar Tanggapi Dugaan KPK soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.23
Golkar Respons Dugaan KPK Soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
Golkar Hormati Proses KPK, Nusron Diminta Beri Klarifikasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
Nusron Wahid Tak Ada di Kantor Saat KPK Geledah Gedung ATR/BPN
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.48