Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK Ingin Pangkas Gap 20 Persen Antara Inklusi dan Literasi Keuangan Warga Jogja

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Diy mencatat capaian positif dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Indeks literasi keuangan DIY mencapai 76,44 persen, melampaui rata-rata nasional 69,57 persen, sementara indeks inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, juga di atas rata-rata nasional 93,61 persen. Meskipun angka penggunaan layanan keuangan sudah tinggi, masih ada gap sekitar 20 persen antara warga yang memanfaatkan produk keuangan dengan yang benar-benar memahaminya. Target OJK DIY adalah mendongkrak indeks literasi agar mendekati indeks inklusi keuangan.

Kepala OJK DIY Eko Yunianto menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan masyarakat memiliki akses kuat terhadap layanan keuangan serta pemahaman yang relatif baik. Namun, tantangan utama tetap menyisakan gap 20 persen yang harus ditutupi. Literasi keuangan menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menggunakan produk jasa keuangan, tetapi juga memahami manfaat dan risikonya.

Aksi selanjutnya OJK DIY adalah memberdayakan inovasi produk inklusi keuangan serta memperkuat program literasi keuangan melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Diharapkan, peningkatan literasi dapat menutup gap yang masih sisa dan memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat manfaat secara optimal dari sektor keuangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait