OJK Bidik Inklusi Keuangan Nasional 98 Persen di 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK menargetkan inklusi keuangan nasional mencapai 98 persen pada tahun 2045 sesuai RPJPN 2005-2045. Pelajar dan mahasiswa menjadi fokus utama karena tingkat literasi keuangan 62,72 persen (di bawah nasional 69,57 persen) dan inklusi 92,76 persen (di bawah nasional 93,61 persen). Dengan 88 juta penduduk usia pelajar-mhs atau 31 persen dari total populasi 287,2 juta jiwa, peningkatan di segmen ini krusial. Tantangan literasi semakin besar akibat akses mudah belanja online dan layanan keuangan digital seperti BNPL, berisiko pembelian impulsif. OJK meminta PUJK kuatkan edukasi dan perlindungan konsumen, memastikan pengguna produk keuangan memahami kewajiban, serta bangun kebiasaan menabung sejak dini agar generasi muda mengelola keuangan bijak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 21.21
OJK targetkan inklusi keuangan nasional capai 98 persen pada 2045
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 21.00
OJK Kejar Target Inklusi Keuangan 98% pada 2045, Soroti Tantangan Gen Z
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.33
bjb Raih Dua Penghargaan OJK di Puncak Hari Indonesia Menabung 2026
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.20
OJK Ingatkan Gen Z: Hobi Checkout Tanpa Paham Cara Bayar Berbahaya!
Berita terkait
Bank Ikut Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah, Begini Caranya
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.28
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 Triliun, yang Akses Cuma 13%
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.34
OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya Menabung Pelajar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 21.09
BPS-OJK Umumkan Indeks Literasi dan Keuangan Masyarakat Meningkat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.14