OJK: Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp148,3 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana pasar modal Indonesia mencapai Rp148,3 triliun per 6 September 2026. Angka ini merupakan bagian dari target total Rp250 triliun hingga akhir tahun. OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong pertumbuhan emiten baru melalui sosialisasi dan coaching clinic di berbagai daerah.
Saat ini terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline IPO dengan target dana maksimum Rp4,02 triliun. Meski mengejar target, OJK tetap selektif terhadap kualitas keterbukaan informasi calon emiten untuk melindungi investor. Rendahnya realisasi IPO dibandingkan periode sebelumnya dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi waktu peluncuran perusahaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.45
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 13.56
OJK Ungkap Alasan Pernyataan Efektif IPO SWAP Belum Terbit
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.53
OJK Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Target Dana Maksimal Rp4,02 Triliun
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.27
Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI Lebih dari 5%, Ini Ketentuannya
Berita terkait
OJK Bidik Dana IPO Rp250 Triliun di 2026, Separuh Target Sudah Tercapai
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.38
OJK Incar Dana IPO Rp 250 T Tahun Ini, Sudah Terkumpul Rp 125,7 T
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 18.30
OJK: Jumlah Investor Indonesia Tembus 31,14 Juta per Akhir Agustus 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 22.29
HUT RI, OJK Siapkan 3 Agenda Strategis untuk Ekonomi Indonesia
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.30