Ombudsman Soroti Risiko Maladministrasi Data Bansos dan Sistem Desil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ombudsman RI menyoroti risiko maladministrasi data dalam penentuan penerima bantuan sosial (bansos) melalui sistem desil. Pimpinan Ombudsman RI, Maneger Nasution, memperingatkan agar pemerintah tidak terjebak dalam 'administrative reductionism', yaitu menyederhanakan kehidupan manusia hanya menjadi angka dan variabel. Kesalahan klasifikasi data berpotensi membuat keluarga yang membutuhkan tidak mendapatkan akses bantuan yang layak.
Bagikan
Berita terkait
Serikat Pekerja Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Desil
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.02
Kemenimipas Bantu Korban Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 13.52
Polemik Desil Bermasalah, Komisi VIII Usul Pemerintah Bentuk Tim Khusus
kumparan · 4 September 2026 pukul 13.16
Ibu 3 Anak Kategori Miskin di Serang Tak Dapat Bantuan PKH Bertahun-Tahun
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 03.53