OMC Terkendala Cuaca, Water Booming Diperkuat untuk Padamkan Kebakaran Gunung Bromo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memperkuat upaya pemadaman kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dengan metode water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat. Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan BMKG yang menyatakan peluang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hampir mustahil dalam 10 hari ke depan berdasarkan perhitungan teknokratik. Menteri Kehutana Raja Antoni memastikan OMC tidak dapat dilakukan hingga setidaknya 10 hari mendatang.
Strategi pemadaman kini difokuskan pada dua kekuatan utama: water bombing udara dan pasukan darat. Pada hari pelaksanaan, direncanakan 30 kali water bombing, dengan 20 kali telah dilakukan dan 10 kali tersisa. Operasi udara ini akan terus berlanjut tanpa henti hingga api benar-benar padam dan kawasan dinyatakan aman untuk beroperasi kembali. Sebelumnya, tercatat 176,20 hektare kawasan Gunung Bromo terbakar, dengan angin kencang memperberat upaya pemadaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 05.21
Kebakaran di Bromo Belum Padam, 2 Titik Api Tersisa di Tebing Curam
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.32
Emil Dardak Ungkap Dugaan Awal Penyebab Kebakaran Bromo: Ada Faktor Kelalaian Manusia
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.00
Karhutla Bromo Meluas Hingga 899 Hektare
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.51
Wagub Jatim Beber Kendala Padamkan Kebakaran Bromo dengan Helikopter
Berita terkait
Kebakaran di Kawasan Bromo Padam, TNI-BPBD Siapkan Pembasahan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 10.44
Ranu Pani Jadi Satu-satunya Sumber Air untuk Padamkan Karhutla Gunung Bromo
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.03
Wagub Jatim Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Bromo: Kelalaian Manusia
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.00
Menhut Perkuat Pemadaman Kebakaran di Bromo dengan Water Bombing
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.06