Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Operasi pasukan khususnya Ketahuan, Israel Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Gaza

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan empat orang, termasuk tiga anak-anak, pada Hari Selasa. Pesawat tempur Israel meluncurkan setidih 12 rudal di dekat Katiba, kawasan padat pengungsi di sebelah barat Kota Gaza. Tiga orang tambahan, termasuk dua anak-anak dan seorang wanita, tewas dalam pengeboman intens tersebut, sementara banyak lagi terluka. Dua kendaraan pun hancur akibat serangan tersebut. Militer Israel menyatakan serangan ini dilakukan untuk 'melenyapkan ancaman' terhadap keamanan Israel. Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa pasukan khusus Israel mencoba melakukan operasi di Kota Gaza, namun terdeteksi saat misi berlangsung, sehingga Israel melancarkan serangan udara besar-besaran dengan lebih dari 10 pesawat tempur.

Dalam insiden terpisah, seorang anak perempuan bernama Israa al-Hissi tewas dan dua orang luka ketika pasukan Israel menembaki area timur Deir al-Balah. Serangan ini terjadi meskipun gencatan senjata yang didukung AS telah berlaku sejak Oktober 2025, yang seharusnya menghentikan pertempuran besar. Namun, militer Israel tetap melakukan serangan, dengan dalih mencegah serangan dari Hamas dan kelompok militan lainnya. Hamas menuduh Israel melanggar gencatan senjata dan menggagalkan rencana AS yang lebih luas untuk mengakhiri konflik, yang mencakup penarikan pasukan Israel dan pelucutan senjata.

Sejak konflik dimulai pada 8 Oktober 2023, jumlah korban tewas di Gaza telah mencapai 73.456 jiwa, dengan 174.496 orang terluka. Sejak gencatan senjata diumumkan pada 11 Oktober 2025, korban tewas mencapai 1.320 jiwa dan 4.385 luka, sementara 815 jenazah ditemukan di sepanjang jalur evakuasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait