Organoid Otak Bertahan Hampir Enam Tahun, Ikuti Ritme Perkembangan Otak Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan berhasil mempertahankan organoid otak hampir enam tahun dengan mengikuti ritme perkembangan otak manusia. Organoid ini ditumbuhkan dari sel punca di laboratorium dan dapat meniru tahap perkembangan setelah kelahiran. Penelitian menunjukkan neuron dan sel glia berkembang sesuai tahapan alami, dengan usia molekuler sejalan usia kronologis. Organoid juga menunjukkan kematuran fungsi neuron dengan aktivitas listrik yang bertahan minimal dua tahun. Peneliti menemukan bahwa sel dari organoid yang lebih tua tetap berkembang sesuai usianya meski dipindahkan ke lingkungan organoid yang lebih muda, menunjukkan "pelengkungan waktu perkembangan" terjadi. Temuan ini membuka peluang penelitian gangguan perkembangan saraf seperti autisme.
Bagikan
Berita terkait
AI Ciptakan Virus Penghancur Bakteri yang Resisten Terhadap Obat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.46
Robbie Williams Ungkap Diagnosis Autisme, Sebut 'Kartu Bebas' Perilaku Anehnya
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 06.43
Atelier of Minds Ungkap Hasil Survei tentang Perjuangan Orang Tua Anak Neurodivergent
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.45
Era Baru Bioteknologi, AI Kini Mampu Rancang Virus
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 13.30