Pakar UI Beri Masukan ke Prabowo, Jelaskan Kebakaran Gambut Sulit Dipadamkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar UI Yulianto Sulistyo Nugroho memberi masukan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai sulitnya memadamkan kebakaran lahan gambut. Hal ini disebabkan sifat hidrofobik gambut setelah pengeringan ekstrem, sehingga membutuhkan air dalam jumlah besar. Penelitian menunjukkan 1 kg gambut butuh 6 liter air, sementara 1 hektare lahan bisa memerlukan 200 ribu hingga 1 juta liter air.
Yulianto menekankan bahwa pencegahan adalah kunci utama karena akses geografis yang sulit dan tidak efektifnya metode water bombing untuk lahan gambut. Sebagai solusi, ia menyarankan pengembangan teknologi deteksi dini titik api dan penggunaan metode injeksi langsung ke lapisan gambut untuk mempercepat proses pemadaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 03.00
Prabowo Mengaku Tak Bisa Apa-apa Tanpa Bantuannya Pakar: Jadi Mohon Saya Diberi Masukan...
Detik.com · 24 September 2026 pukul 16.49
Prabowo Rapat Karhutla di Istana, Menhut: Kalsel-Kalteng Konsentrasi Utama
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 01.00
Prabowo Klaim Omongannya Sering Dipelintir: Dibilang Seolah Saya Enggak Hormati Pakar...
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 20.30
Berau Coal Kerahkan Tim Emergency Response Group Tangani Karhutla
Berita terkait
Prabowo: Perusahaan Tak Patuh Aturan Karhutla Kita Tertibkan
kumparan · 25 September 2026 pukul 18.14
Prabowo Soroti Ada 8 Perda Bolehkan Bakar Lahan 2 Hektare: Complete Nonsense
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.42
Pigai Sebut Rakyat Tak Salah Gugat Prabowo soal Karhutla: Saya Pikir...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.42
Banpres Rp 100 Miliar dari Presiden Prabowo untuk Penanganan Karhutla
JawaPos · 16 September 2026 pukul 11.30