Palestina Desak DK PBB Lindungi Fasilitas UNRWA di Jerusalem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Nasional Palestina mendesak DK PBB menghentikan serangan Israel terhadap fasilitas UNRWA di Jerusalem. Serangan terjadi pada Selasa (25/8) dengan pengosongan paksa kompleks UNRWA di utara Jerusalem yang turut hadir Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir. Pernyataan resmi menyatakan penargetan fasilitas PBB di wilayah pendudukan merupakan pelanggaran hukum internasional dan eskalasi berbahaya. Tindakan ini memperburuk situasi di Tepi Barat akibat perang di Jalur Gaza serta mengurangi ruang gerak bantuan kemanusiaan. Pada Januari 2025, Israel melarang seluruh aktivitas UNRWA di wilayah pendudukan, memicu kecaman internasional. Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan krisis keuangan UNRWA dapat mendorong kondisi pengungsi Palestina melampaui titik kritis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 15.19
Parlemen Arab kecam Israel atas penyerangan fasilitas UNRWA Yerusalem
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 07.00
Israel Perkuat Pasukannya yang Menduduki Fasilitas UNRWA di Yerusalem Timur
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 06.20
PBB Kecam Ulah Israel yang Kembali Menyerbu Pusat Pelatihan Qalandia di Yerusalem Timur
Berita terkait
Hapus Yerusalem, Israel Ganti Nama-nama Arab Bersejarah dengan Nama Ibrani
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 15.41
Israel Masih Menahan Ratusan Jenazah Warga Palestina yang Tewas
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 12.35
Netanyahu Berjanji Tambah Permukiman Israel di Tepi Barat dan Abaikan Tekanan Internasional
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 06.00
4 Alasan PM Netanyahu Deklarasikan Tepi Barat sebagai Wilayah Israel, Provokasi Pakta Mekkah
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 02.45