Netanyahu Berjanji Tambah Permukiman Israel di Tepi Barat dan Abaikan Tekanan Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji mendirikan lebih banyak permukiman di Tepi Barat meskipun tekanan internasional meningkat. Pemerintahannya yang paling kanan telah menyetujui pembangunan permukiman ilegal menurut hukum internasional. Netanyahu menyatakan 104 komunitas telah dibangun dan dilegalisasi, serta 160 pertanian, dengan janji gelombang imigrasi besar datang. Proyek E1 mengancam kesinambungan wilayah Palestina merdeka. Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di permukiman Tepi Barat bersama 3 juta warga Palestina. Kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina meningkat setelah serangan Hamas 7 Oktober 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 02.45
4 Alasan PM Netanyahu Deklarasikan Tepi Barat sebagai Wilayah Israel, Provokasi Pakta Mekkah
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.19
125 Negara Terikat ICC untuk Menangkap Netanyahu jika Masuk Wilayahnya
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.02
Mereka Dicap Musuh Netanyahu: dari Erdogan hingga Mamdani
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 20.51
Pasukan Israel Gerebek Kantor Pusat UNRWA yang Layani 16.000 Pengungsi Palestina
Berita terkait
Anggota Parlemen AS Desak Presiden Trump Hentikan Rencana Permukiman Israel di Tepi Barat
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Rencana Israel Buka Tender Permukiman di E1 Tepi Barat Panen Kecaman Negara Barat
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 04.37
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Israel Perkuat Pasukannya yang Menduduki Fasilitas UNRWA di Yerusalem Timur
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 07.00