Pangi Syarwi soal Dicopotnya Purbaya: Gaya Koboinya Tidak Cocok dengan Kebiasaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyatakan bahwa pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan kemungkinan disebabkan oleh kurangnya harmonisasi dan masalah komunikasi. Dalam program Interupsi di iNews, Pangi menjelaskan bahwa Purbaya cenderung terlalu blak-blakan menyampaikan berbagai hal ke publik, sehingga sering menimbulkan polemik. Menurutnya, gaya komunikasi Purbaya tidak sesuai dengan kebiasaan yang telah ditetapkan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Pangi menggunakan istilah Minangkabau 'biliak ketek' dan 'biliak gadang' untuk menjelaskan perbedaan antara hal-hal yang sebaiknya disimpan dan hal-hal yang bisa disampaikan ke publik. Purbaya justru cenderung menyampaikan segala sesuatu ke publik, termasuk hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Hal ini menciptakan kebingungan dan kebisingan dalam komunikasi, baik dengan pihak Kementerian Keuangan maupun dengan publik.
Menurut Pangi, perbedaan konsep antara Purbaya sebagai Menteri Keuangan dan analisis politik lainnya juga berkontribusi pada kesulitan dalam komunikasi. Gaya 'koboi' yang ditunjukkan Purbaya dianggap tidak cocok dengan budaya dan kebiasaan yang ada di institusi tersebut, sehingga berdampak pada keputusan untuk menggantinya dengan Suahasil Nazara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 07.10
Pemerintah: Kami Yakin Menkeu Suahasil akan Sangat Berhasil, Kelebihannya Dua...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 04.30
Purbaya Ingin Dikenang sebagai 'Ekonom Jagoan'
JawaPos · 17 September 2026 pukul 18.15
Prabowo Persilakan KPK Usut Menteri dan Wamen jika Terlibat Korupsi
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.45
Banyak yang Heran Purbaya Dipecat Mendadak, Istana: Tidak Ada yang Istimewa
Berita terkait
Purbaya Masih Mending, Drama Gus Dur Depak JK Dungkit
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 19.50
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Sepelekan Hukum RI
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.38
Kata Wamensesneg soal Alasan Reshuffle Purbaya: Hal Biasa, Tak Ada yang Istimewa
kumparan · 16 September 2026 pukul 22.25
Menkeu Baru Suahasil Nazara Rapat Perdana dengan DPD, Bahas Apa?
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.20